KPDT BANTUL
Kantor Pengolahan Data Telematika Kabupaten Bantul-
Festival TIK Untuk Rakyat – Bersama Membangun Masyarakat Informasi Indonesia
Posted on Mei 2nd, 2012 No comments
Festival TIK untuk Rakyat pada tanggal 28 sd 29 April 2012 diselenggarakan di Kampus Politeknik Telkom Jln. Terusan Buah Batu, Bandung, acara ini dibuka oleh Ashwin Sasongko (Dirjen Aptika Kemkominfo) dan terbilang sukses. Penyenggaraan Festival TIK untuk Rakyat merupakan kerjasama antara Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi , Kementrian Komunikasi dan Informatika bekerjasama , Dinas Komunikasi daan Informatika Propinsi Jawa Barat dan Politeknik Telkom Bandung.Beberapa seminar dan workshop diselenggarakan pada acara Festival TIK untuk Rakyat antara lain : Seminar Nasional: Perkembangan TIK dan Dampaknya bagi Masyarakat Indonesia, Teknologi Informasi Terbuka, Sosialisasi Internet Sehat dan Aman: Stop Download dan Upload Ilegal, Internetpreneur: Peran Internet dalam mendukung Kewirausahaan, serta TIK dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Pameran Teknologi dan Informasi dari dunia industri, komunitas IT, dan perguruan tinggi digelar sarana promosi dan informasi kemajuan TIK.
Salah satu materi workshop yang sangat menarik di bidang TIK dengan narasumber Onno W Purbo (Pakar TIK) adalah dikembangkannya sistem transmisi BTS untuk GSM dengan menggantikan beberapa komponen perangkat keras dengan perangkat lunak yang berbasis Open Source, hasilnya akan terjadi efesiensi biaya yang sangat besar pada pembangunan BTS. (Sud)
-
Forum PDE Se DIY Berubah Menjadi Forum E-Gov
Posted on April 19th, 2012 1 commentSeperti biasanya dalam dua bulan sekali diadakan pertemuan antar instansi Pemerintah Daerah se DIY yang membidangi TIK. Pada kesempatan ini Kabupaten Sleman yang bertindak sebagai tuan rumah. Forum ini sudah berjalan cukup lama namun masih sebatas sharing kinerja dari masing-masing kabupaten kota maupun propinsi yang dapat dijadikan acuan bagi yang lain.
Gagasan untuk menjadikan forum ini sebagai media dalam merumuskan kebijakan bersama tentang strategi pembangunan TIK di DIY, sudah beberapa kali dilontarkan kepala dinas perhubungan, komunikasi dan informatika Kabupaten Sleman. Pada pertemuan kali ini, sekali lagi gagasan tersebut ditekankan dan mengharapkan ada rekomendasi yang dapat dirumuskan dari setiap pertemuan.
Kadin Perhub Kominfo Sleman menekankan perlu adanya persepsi yang sama diantara para top management pemerintah se DIY tentang strategi pembangunan TIK. Mungkin perlu secara bersama-sama anggota forum ini, mengadakan audiensi dengan masing-masing Sekda. Dalam uraian selanjutnya, Agus menyinggung kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kemenkoinfo tentang pemeringkatan e-gov Indonesia (PeGi). Dalam kaitan itu dikatakan juga bahwa; saat ini kita telah memiliki 4 orang assesor bidang e-gov yang dapat memberikan advis tentang strategi pembangunan e-gov yang perlu dimanfaatkan dan mengusulkan forum PDE se DIY berubah menjadi forum e-gov.
Eka yang memimpin jalannya pertemuan setelah ditinggal Agus juga mengatakan bahwa tupoksi SKPD yang membidangi TIK, belumlah sempurna. Di bidang Postel seperti ijin pembangunan tower yang bisa ditarik retribusi sebesar 2 % dari NJOP tower, tanah serta bangunan lain yang digunakan untuk itu, di beberapa kabupaten kota tidak ada yang menangani. Demikian halnya dengan rekomendasi ijin mendirikan radio siaran.
Walau belum ada rekomendasi yang bisa dirumuskan pada kesempatan ini, namun beberapa kesepakatan bersama sudah mulai mengarah. Pertama disepakati bahwa forum ini berubah nama menjadi forum e-gov. Kedua, ditunjuk sebagai ketua forum e-gov se Propinsi DIY adalah Sdr. Eka dan ke tiga yakni mempersiapkan rumusan AD/ART forum e-gov DIY untuk dibahas pada pertemuan bulan Juni mendatang di Gunung Kidul, sekaligus melengkapi kepengurusan forum e-gov DIY.
Dari sharing kinerja, Kota Yogyakarta memaparkan aplikasi pembuatan SPT-PBB yang mulai ditangani Pemkot dalam tahun 2012 ini, agar dapat dijadikan referensi bagi Kabupaten yang segera menangani hal yang sama. Beberapa kesulitan yang dihadapi disampaikan secara terbuka, terutama bagaimana membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat, untuk mendapatkan software SPT-PBB, perangkat keras yang disiapkan, pembangunan jaringan yang diperlukan dan persiapan tenaga operator. (pf)
-
KPDT Kabupaten Ende Berkunjung ke KPDT Bantul
Posted on April 13th, 2012 No comments
KPDT menerima kunjungan kerja dari KPDT Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (13/4). Rombongan dipimpin Kepala KPDT Ende, Drs. Supriyanto, MT dan diterima Kepala KPDT, Sri Budoyo bertempat di Ruang Kepala KPDT.Kunjungan KPDT Ende ini bermaksud melihat pengelolaan IT di Kabupaten Bantul. KPDT Ende belum lama berdiri dimana sebelumnya bergabung dengan Dinas Perhubungan sehingga masih banyak aspek manajemen IT yang perlu dibenahi. Keterbatasan anggaran, pelayanan IT yang belum maksimal dan Infrastruktur yang ada belum bisa memberikan layanan IT yang prima bagi SDKP-SKPD di Kabupaten Ende.
Supriyanto dan Staf lebih lanjut mempelajari pengelolaan jaringan internet di Bantul. Jaringan yang ada di Ende masih menemui banyak permasalahan yaitu koneksi lambat dan jaringan masih sering mati. Permasalahan ini disebabkan perangkat dan konfigurasi yang belum optimal.
KPDT menanggapi kunjungan ini dengan memberikan gambaran penataan dan pengelolaan IT yang dijalankan. Untuk permasalahan jaringan, Staf dari Ende mempelajari gambaran umum penataan jaringan internet yang dikelola KPDT. Gambaran yang diberikan terkait infrastruktur, topologi dan konfigurasi agar berjalan dengan optimal.
-
IPTEKnet BPPT Jajaki Kerjasama dengan KPDT Bantul
Posted on April 13th, 2012 No commentsIPTEKnet, BPPT melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantul (12/4) dengan agenda penjajakan kerjasama terkait teknologi informasi dengan Kantor Pengolahan Data Telematika. Rombongan IPTEKnet dipimpin Manajer Penjualan dan Pemasaran, Ir. Guntur Haryanto, MM dan diterima seluruh jajaran KPDT Bantul.
KPDT sebagai pengelola IT di Kabupaten Bantul sejalan dengan bidang kerja IPTEKnet yang membidangi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Guntur menyampaikan, IPTEKnet dalam kunjungan ini mencoba menjajaki bentuk kerjasama yang bisa dilakukan dalam mengembangkan IT di Bantul. Pola kerjasama IPTEKnet berupa sharing dengan Kabupaten Bantul yang bisa diimplementasikan dalam pembangunan jaringan internet ataupun pembangunan aplikasi.
Pada kunjungan ini, Guntur juga menyampaikan pihak IPTEKnet membuka kerjasama backup data ke server IPTEKnet. IPTEKnet telah mengembangkan layanan komputasi iwan (cloud computing) dan membangun data center di pulau Batam. IPTEKnet BPPT berharap layanan ini dapat membantu pemerintah daerah memberikan layanan yang terbaik. Guntur menyampaikan, IPTEKnet BPPT menyedikan layanan infrastruktur dan koneksi internet sehingga memudahkan pemda yang akan memanfaatkan layanan ini.
Pihak KPDT menyambut baik tawaran kerjasama ini dan berharap dapat bekerja sama untuk meningkatkan layanan IT di Kabupaten Bantul.
-
Evaluasi Web Bantulkab dan Bimtek HTML serta Intranet
Posted on Maret 30th, 2012 No commentsKegiatan evaluasi web yang pada tahun 2011 hanya dilakukan 6 bulan sekali, pada tahun 2012 ini kembali dilaksanakan per tiga bulan sekali. Hal ini dimaksudkan agar updating pemberitaan sub domain dan data yang dihasil SKPD lebih digiatkan lagi. Kendala yang disampaikan pengelola sub domain hampir sama, yakni pekerjaan mengelola sub domain masih merupakan tugas sampingan diantara berbagai tugas pokok yang harus dikerjakan. Walaupun demikian KPDT sebagai pengarah warta dalam domain Bantulkab tetap mengharapkan agar warta pada media resmi Pemkab Bantul ini tetap diperhatikan.

Evaluasi yang hanya berlangsung satu setengah jam, dilanjutkan dengan bimtek HTML dan Intranet. Bimtek HTML diberikan dengan tujuan agar perubahan isi pada halaman visi/misi, profil dan organisasi pada setiap sub domain yang harus menggunakan format HTML, dapat diedit sendiri oleh masing-masing pengelola. Sedangkan bimtek intranet khusus untuk sharing file, dimaksukan agar fungsi jaringan yang terpasang dapat dioptimalkan dan SKPD bisa mem-back-up dokumen-dokumen penting mereka ke server induk yang terjamin dari kerusakan file karena virus dan kapasitas hardisk yang terbatas pada masing-masing SKPD. Read the rest of this entry »
-
KPDT Memberi Tambahan Pembekalan Kepada Mahasiswa IST Akprin Yogyakarta
Posted on Maret 28th, 2012 1 commentRealisasi kerja sama antara Pemda Bantul dengan IST Akprin mulai dilaksanakan dengan aktivitas pendataan kuliner oleh Mahasiswa. Rupanya arah pembangunan web kuliner belum begitu rinci, sehingga dalam pengumpulan data di lapangan, masih banyak yang perlu dipertanyakan dan didiskusikan, baik diantara mahasiswa sendiri maupun antar mahasiswa dengan tim pengarah dari Pemkab Bantul.
Untuk maksud tersebut di atas, Selasa (27/03) bertempat di aula Parasamya diadakan temu muka dengan mahasiswa. Beberapa kesimpulan yang dapat dicapai antara lain konsep web tersebut juga membuka fitur interaksi masyarakat yang terseleksi. Seluruh mahasiswa yang terlibat dalam konsep kerjasama ini, dibagi dalam 3 kelompok: kelompok perancang web dengan konten yang harus ada, kelompok pencari data dan kelompok entry data. Setiap kelompok harus ada koordinatornya.
Kesulitan mahasiswa adalah mencari data di lapangan. Untuk data kuliner mahasiswa kebingungan apakah harus makan dulu di sana setelah itu baru bertanya kepada pemilik kuliner. Biasanya mereka semua sibuk dan tidak ada waktu untuk menjawab pertanyaan. Untuk data tempat wisata kesulitan mencari nara sumbernya. Oleh karena itu, perlu koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak yang terkait dalam hal ini koordinator survey harus aktif mencari pihak-pihak yang siap dihubungi dan bisa meluangkan waktunya. Juga harus ada system yang saling menguntungkan dimana pihak pengusaha kuliner diuntungkan dengan promosi gratis dan pihak pemerintah mendapatkan informasinya.
Kesulitan lain dalam penggalian jenis data yang dimasukan dalam database masing-masing kuliner seperti nama kuliner, jam buka, luas bangunan, racikan yang dikemas, cara penyajian, keunggulan rasa, harga yang dipatok, kapasitas usaha, jumlah kursi, tempat pertemuan, lahan parkir, omzet penjualan, maupun pengambilan gambar yang baik dari setiap jenis kuliner yang disajikan, pelayanan yang responsive, upaya promosi, serta tampilan tempat berjualan, agar dicarikan cara-cara yang simpatik dalam pendekatan dengan pemiliki kuliner sehingga mereka bersedia diwawancarai. (DT/AMS)
-
Rapat Koordinasi KPDT Dengan Civitas IST Akprind Yogyakarta
Posted on Maret 13th, 2012 1 commentMenindak lanjuti penandatanganan kerja sama Pemda Bantul dengan IST Akprind Yogyakarta dalam bidang sistim informasi dan manajemen, Selasa (13/03) bertempat di pendopo Parasamya, diadakan rapar koordinasi persiapan pengembangan sistim informasi potensi wisata dan kuliner Kabupaten Bantul.. Hadir pada kesempatan tersebut Drh. St. Sri Budoyo selaku Kepala PDT beserta jajarannya, Drs. Bambang Legowo, M.Si kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selaku nara sumber, perwakilan dari 17 kecamatan se Bantul, para dosen pembimbing dan 72 orang mahasiswa IST Akprind.
Kerjasama yang tertuang dalam perjanjian nomor 06PERJ/Bt/2012 itu sendiri mencakup empat hal yakni pembuatan aplikasi sitim informasi potensi wisata dan kuliner, aplikasi sitim informasi fasilitas kesehatan masyarakat, aplikasi sitim informasi fasilitas pendidikan dan aplikasi sitim informasi fasilitas umum. Kerjasama ini berlangsung selama dua tahun dalam bentuk TMS, KKN dan PKPI
Kepala Disbudpar, Drs. Bambang Legowo, M.Si dalam arahannya menyampaikan bahwa, ” Bantul memiliki wisata kuliner yang khas dan jarang ditemui di tempat lain seperti sate klathak, gudeg manggar, mie lethek, mi des dan wedang uwuh”. Kekhasan lain adalah pola penyajian dan interaksi dengan penjualnya. “Hal ini bisa ditemui di salah satu penjual mangut lele di Sewon, dimana pembeli langsung menyantap di dapur bukan di tempat makan seperti biasanya, jelas Bambang. Disamping itu, potensi wisata seperti pantai gua cemara, kwaru yang mulai dikunjungi wisatawan dari luar daerah serta potensi kerajinan, dimana 78% kerajinan yang ada di DIY berasal dari Bantul.
Bambang legowo berharap kerjasama ini tidak hanya terbatas pada pembangunan sistem informasi namun juga memberikan wawasan pemanfaatan internet untuk mendukung penyebar luasan informasi dan pemasaran produk kuliner masyarakat Bantul Pihaknya juga membuka kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan baik berupa kegiatan KKN, PKL maupun pengabdian masyarakat lainnya.
Ir. Prastyono Eko Pambudi,MT mewakili IST Akprin Yogyakarta pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, mahasiswa IST Akprind akan disebar di 17 kecamatan untuk menghimpun data. IST Akprind berharap kegiatan yang akan berlangsung selama sekitar satu bulan dengan jumlah personil 72 mahasiswa akan dapat berjalan dengan baik. Hasil akhirnya diharapkan seluruh potensi wisata dan kuliner Kabupaten Bantul dapat ditampilkan melalui situs resmi Pemkab, sehingga mampu meningkatkan pangsa pasar. (Nura)
-
Enam Belas Prosen Akun Email Resmi Pemkab Bantul Belum Aktif
Posted on Maret 1st, 2012 No commentsUntuk mendorong efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, telah diluncurkan alamat e-mail resmi satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) Pemkab Bantul beserta unit pelaksana teknisnya masing-masing serta para pejabatnya. Peluncuran e-mail resmi ditandai dengan launching oleh Assisten Bidang Administrasi Umum mewakili Bupati Bantul tanggal 30 November 2011. Setelah Tiga Bulan Dilaunching, tepatnya 30 November 2011 sampai saat ini, Kamis (01/03) hasil login seluruh alamat e-mail, menunjukan masih 16 % akun e-mail resmi Pemkab Bantul belum aktif.
Dari 59 akun e-mail resmi SKPD dan 9 akun e-mail Bagian, semuanya dalam kondisi aktif, sedangkan dari 72 e-mail resmi pejabat, 20 akun e-mail belum diaktifkan. Sejumlah 56 akun e-mail resmi unit pelaksana teknis, 13 belum aktif atau 23,21%. UPT Dinas Kesehatan yakni sebanyak 27 Puskesmas, semuanya aktif dan mungkin dapat dijadikan contoh bagi UPT Dinas/Instansi lainnya. Sehingga total dari 200 akun e-mail resmi Pemkab Bantul, terdapat 32 akun e-mail yang tidak aktif. (PF)





